Hujan Buatan mengguyur Malang


Aku heran kenapa di malang tak henti hentinya hujan, usut punya usut setelah baca surat kabar trnyata memang lagi dibuat hujan buatan. Loh kenapa? soalnya menurut perkiraan kalau air waduk karang kates tingginya belum memenuhi tinggi air minimum, maka saat kemarau nanti sawah2 di malang dan sekitarnya akan terancam kekeringan karena kurangnya irigasi. Ooo, jadi hujan itu buat ngisi air waduk….

Rekayasa hujan buatan oleh Perum Jasa Tirta I Malang dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) ini rencananya berlangsung selama 20 hari sejak Pebruari lalu untuk lokasi Waduk Sutami Malang. Rekayasa dilakukan dengan cara menaburkan garam murni NaCl di atas awan cumulus. Untuk rekayasa hujan buatan ini, dibutuhkan satu ton NaCl dan dalam satu hari harus dilakukan tiga kali penerbangan dengan menggunakan pesawat Cassa 212.

Ini dilakukan karena curah hujan di Kota Malang saat ini masih sangat minim. Akibatnya, ketinggian permukaan air di Bendungan Sutami Kabupaten Malang terus menurun. Ketinggian air di waduk Sutami saat ini tercatat 54,2 atau 1,2 meter di atas batas minimal.

Padahal, Bendungan Sutami sangat vital bagi warga Malang dan sekitarnya. Selain sebagai pembangkit tenaga listrik untuk kebutuhan Jawa-Bali, air dari bendungan ini juga untuk mengairi ratusan hektare sawah, suplai kebutuhan air industri, kebutuhan air untuk wilayah Surabaya, serta melayani kebutuhan di sepanjang hilir Waduk Sutami. Untuk itu, mengingat pentingnya kebutuhan air melalui fungsi waduk tersebut, maka tingkat elevasi diharapkan tidak sampai menunjukan angka 253,00 meter. Karena dengan angka ini, maka PLTA tidak akan dapat beroperasi.

Berikan Komentar :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: