Tren GPRS


Iseng iseng buka aplikasi di Nokia 5500ku, sudah terinstal dengan berbagai macam software java yang harus menggunakan GPRS yaitu Morange biasanya aku pake untuk baca email pop3 (push email), baca rss blog temen dan chatting juga, lalu Mig33 untuk chating dengan komunitas, Y!M untuk posting di kronologger™, trus ada Mobispine yang ini untuk mobile blogging. Dan yang utama Opera Mini ini tool utamaku menjelajah internet selain dari firefox di laptopku. Ada satu aplikasi yang barusaja ku install yaitu shmesenger, tapi belum sempat di gunakan karena ribetnya proses registrasi.

Kembali ke topik awal, yaitu tentang GPRS (General Packet Radio Service) yang diperkirakan bakalan tergusur oleh 3G sepertinya masih mustahil, seperti yang saya paparkan disini sebelumnya.

Melihat tren sekarang, banyak aplikasi ponsel baik itu java, symbian, linux maupun win mobile yang menggunakan GPRS. Seperti aplikasi chatting, mobile messenger, bahkan mobile blogging dan tentunya web browsing, MMS dan push email.

Nampaknya mayoritas operator mendukung tren ini dengan cara menurunkan tarif GPRS serendah rendahnya kecuali telkomsel yang tidak bergeming. Meskipun digoncang issue tentang kepemilikan silang TEMASEK di Telkomsel melalui SingTel, yang mengakibatkan harga saham mereka anjlok dan dituntut untuk menurunkan tarif layanan, Telkomsel masih bersikukuh dengan GPRS termahal diantara kompetitornya.

GPRS dari XL lumayan bagus tetapi akhir akhir ini QoS (Quality of Service) mereka turun mungkin disebabkan dengan adanya promo 1 Rp/detik. Jaringannya sering sibuk dan mengakibatkan lambat terkoneksi bahkan terputus koneksinya.

Sedangkan Indosat, adalah pelopor layanan paket data ini (GPRS) melalui IM3, sejak peluncuran perdana mereka tahun 2000an dan benar2 sangat ekslusif. Sampai tahun 2005 hanya pengguna MATRIX dan IM3 saja yang bisa menggunakan layanan GPRS. Sedangkan pengguna Mentari harus bersabar untuk menggunakannya tahun depannya. Sekarang, harga GPRS adalah yang paling murah, tapi sepadan dengan QoS (Quality of Service) nya,… (murah kok mau minta bagus)

Secara umum layanan GPRS masing masing operator adalah sepadan, tidak ada yang lebih cepat maupun lebih lambat. Karena kecepatan data maksimum dalam GPRS Cuma 153 kbps.

10 Responses to Tren GPRS

  1. justreadmysterio mengatakan:

    gprs kayaknya udah ancang2 masuk tahap decline deh bos …
    cuman karena si subtitusi nya masih mahal, handset sama layanannya, makanya masih dipake juga.. coba kalo murah… dan gw yakin bentar lg bakal murah

    btw salam kenal bos

  2. fahroe mengatakan:

    @justreadmysterio

    problemnya masih banyak kok, ga hanya infrastrukturnya aja yang mahal. tapi kayaknya rakyat indonesia belum semuanya butuh 3G. betul tidak…??🙂

  3. Zaenal Arifin mengatakan:

    CITY OF AREMA

  4. nice mengatakan:

    ga usah dipikirin lage.he..he..he.. b’cadda

  5. uwiuw mengatakan:

    kira2 nasib pastinya bagaimana ya layanan ini di masa depan ?

  6. fahroe mengatakan:

    @nice & uwiwu

    secara layanan, mungin GPRS masih tetap dipertahankan sebagai back-up dari jaringan yang lebih baru.

    Karena gprs lebih compatible di hp yang low end.🙂 cmiiw

  7. sandynata mengatakan:

    kalo xl speednya 900kbps (b-kecil)

  8. iqbalblog mengatakan:

    Soalnya Tekomsel menguasi lebih dari 50% pengguna layanan selular di Indonesia. Terus Indosat menguasai sekitar 30%. Jadi total TEMASEK menguasi lebih dari 80% pengguna layanan selular di Indonesia. Sisanya buat XL dan sevice provider lain. So buat apa mereka naikin harganya? Toh udah untung koq.
    Yuk patungan, dibeli lagi aja sahamnya ke Indonesia. Hahahaha… Nice artikel mas.
    http://iqbalblog.wordpress.com

  9. fahroe mengatakan:

    @sandynata
    900kbps = hampir 1 Mbps (b-kecil juga)

    @iqbalblog
    nah itu masalahnya,… secara ndak sadar kita udah dijajah oleh singapura. duitkita dikuras,… membeli pulsa mereka🙂

    Trus bagamana caaranya kita beli lagi sahammnya,…???

  10. azd mengatakan:

    problemnya masih banyak kok

Berikan Komentar :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: